Rabu, 11 Juli 2012

Cloud – Revolutionized Your IT Department (Part 3)


Meneruskan artikel sebelumnya, kali ini saya akan membahas sedikit tentang private cloud. Cloud merupakan on-demand delivery yang menstandardisasi IT. Beberapa karakteristik dari cloud adalah dynamic, elastic, dan self-service. Jika dilihat dari kata kunci “menstandardisasi IT” dan karakteristik dari cloud, terdapat suatu hubungan antara keduanya. Apakah hubungannya? Mari coba sedikit kita analisis.
Perusahaan yang menerapkan Good Corporate Governance (GCG) tentunya harus memperhatikan seluruh elemen dalam perusahaan, salah satunya IT Governance alias tata kelola IT. Mungkin tidak banyak yang saya tahu tentang IT Governance, namun berdasarkan pengamatan saya bahwa IT Governance mengatur semua hal yang berhubungan tentang tata kelola IT agar dapat berfungsi sesuai SOP dan sejalan dengan visi misi perusahaan. IT Governance mungkin tidak akan lepas dari IT Business alignment, dimana resource (dalam hal ini bisa berupa cost maupun SDM) yang dikeluarkan untuk membangun infrastruktur IT harus sejalan dengan kebutuhan perusahaan, mendukung proses bisnis, serta sejalan dengan visi misi perusahaan.
Ada dilema ketika menerapkan standardisasi IT ketika akan menerapkan cloud computing. Pertama, tetap mempertahankan IT policy yang lama sehingga penerapan cloud computing harus menyesuaikan kebijakan lama. Kedua, IT policy yang lama mengikuti solusi-solusi ayng ditawarkan oleh cloud computing. Pada dasarnya keduanya memiliki inti yang sama, yaitu apapun standardisasi dan policy yang diterapkan, harus mendukung proses bisnis perusahaan serta meminimalisasi cost untuk mencapai performa yang maksimal. Menurut saya, memilih salah satu antara kedua dilema tersebut tidak masalah asalkan tujuan utama dari penerapan sistem IT harus sesuai dengan tujuan perusahaan.
Cloud terdiri dari 3 jenis :
  • Software as a Service –> Cloud Service
  • Platform as a Serviec –> Public Cloud
  • Infrastructure as a Service –> Private Cloud
Sudah nampak jelas bahwa private cloud termasuk jenis IaaS, dimana perusahaan khususnya tim IT tidak perlu repot memikirkan server farms provisioning, set-up datacenter, dan lain-lain. Dengan adanya cloud computing, para IT Professional cukup memikirkan strategic plan dalam hal penggunaan layanan IT yang dibutuhkan oleh perusahaan beserta budget plan yang lebih efisien agar IT menjadi profit center dari perusahaan.
Banyak orang yang masih bingung antara cloud computing dan virtualisasi. Meskipun keduanya identik, tapi memiliki perbedaan. Berikut adalah karakteristik dari keduanya.
Virtualization critical component
  • Server consolidation
  • Easy deployment
  • Elasticity and scalability
  • Multiple tenant
  • Huge availability and mobility
Cloud computing
  • Automated management
  • Pools and compute resources
  • Self-service provisioning
  • Usage-based changeable
Nampak jelas perbedaan antara keduanya :)



 Souce code

0 komentar:

Posting Komentar

Featured

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Web Hosting